Halo sahabat selamat datang di website masakansehat.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Primodiar: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll oleh - masakansehat.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Primodiar adalah obat mengatasi diare, baik diare akut, kronis, atau diare tiba-tiba. Ketahui obat Primodiar untuk apa, dosis, efek samping, aturan pakai, dll.

obat-primodiar-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Primodiar

Berikut ini adalah informasi umum obat Primodiar:

 Nama Obat  Primodiar
 Kandungan Obat  Loperamide Hydrochloride 2 mg
 Kelas Obat  Antidiare
 Kategori Obat  Obat resep
 Manfaat Obat  Mengatasi diare
 Kontraindikasi Obat
  • Konstipasi
  • Distensi abdomen
  • Ileus
  • Disentri akut
  • Kolitis ulseratif akut
  • Sindrom iritasi usus besar
 Sediaan Obat Obat tablet (oral)
 Harga Obat Rp245/tablet

Harga obat Primodiar mungkin berbeda di setiap apotek. Obat ini dapat dibeli di apotek dengan resep dokter dalam bentuk obat generik atau merek dagang lain.

Primodiar Obat Apa?

Primodiar adalah obat untuk mengobati diare, termasuk diare kronis, diare akut, dan penyakit traveler’s diarrhea (diare yang dialami pelancong). Obat ini juga digunakan untuk mengobati diare akibat radang usus.

Obat ini memiliki kandungan utama Loperamide Hydrochloride dan termasuk dalam kelas obat antidiare. Cara kerja obat ini adalah dengan memperlambat pergerakan usus sehingga diare dapat terkontrol.

Selain itu, Loperamide juga digunakan pada pasien ileostomy untuk mengurangi jumlah feses. Ileostomy adalah pembedahan untuk membuat lubang baru pengganti dubur atau pengarahan kembali usus melalui lubang bedah di perut.

Merek Dagang Primodiar

Obat ini tersedia dalam obat generik Loperamide. Sementara obat serupa dipasarkan dengan merek dagang lainnya, seperti:

  • Colidium
  • Diamode
  • Diadium
  • Diar-Aid
  • Diasec
  • Imodium
  • Imotil
  • Imodium A-D EZ Chews
  • Lodia
  • Lopamid
  • Maalox Anti-Diarrheal
  • Renamid

Obat Loperamide mungkin juga dipasarkan dengan merek dagang lain yang belum tercatat dalam informasi ini.

Fungsi Obat Primodiar

Fungsi obat Primodiar adalah untuk mengatasi diare, termasuk:

  • Diare kronis, diare yang terjadi dalam waktu singkat dan biasanya tidak berbahaya. Ini mungkin terjadi akibat masalah medis lain yang dialami.
  • Diare akut, diare yang terjadi tiba-tiba di mana Anda mungkin buang air besar lebih dari 3 kali dalam sehari. Penyebab paling umum adalah infeksi usus dan keracunan makanan.
  • Traveler’s diarrhea, diare yang terjadi pada pelancong saat mengunjungi suatu tempat. Umumnya terjadi akibat infeksi usus dari makanan atau minuman.
  • Ileostomy, pembedahan dinding perut untuk membuat lubang baru yang disambungkan dengan kantong eksternal sebagai pengganti dubur.

Obat Loperamide ini akan membantu mengontrol pergerakan usus dan menghentikan diare. Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi lain yang belum tercatat dalam informasi ini.

Baca Juga: 13 Obat Diare Paling Ampuh (Alami dan Medis)

Peringatan Obat Primodiar

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat antidiare ini, sebagai berikut:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan Loperamide.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat lainnya.
  • Baca dengan teliti resep dokter atau petunjuk penggunaan obat ini.
  • Gunakan obat sesuai dengan dosis dan jadwal dari dokter.
  • Overdosis obat ini akan menyebabkan masalah liver serius atau kematian.
  • Obat ini mungkin memicu masalah jantung bila diminum bersama dengan obat lain.
  • Konsultasikan lagi pada dokter apakah obat ini aman digunakan pada kondisi hamil, menyusui, atau bila Anda sedang merencanakan kehamilan.
  • Obat ini hanya boleh digunakan untuk orang di atas usia 2 tahun.

Selain itu, jangan minum obat ini bila Anda mengalami beberapa kondisi serius, seperti:

  • Kolitis ulserativa
  • Feses berdarah atau berlebih
  • Diare dengan demam tinggi
  • Diare yang disebabkan oleh obat antibiotik
  • Diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri
  • Sakit perut namun tidak diare
  • Penyakit liver
  • Gangguan irama jantung

Konsultasi pada dokter tentang semua hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat Loperamide ini karena termasuk obat keras.

Interaksi Obat Primodiar

Interaksi obat adalah reaksi yang terjadi jika Anda menggunakan dua obat atau lebih tanpa resep dokter dan akan memicu efek samping. Berikut ini interaksi kandungan Loperamide dengan obat lain:

  • Meningkatkan konsentrasi plasma bila diminum bersama obat quinidine, ritonavir, gemfibrozil, ketoconazole, dan itraconazole.
  • Meningkatkan perpanjangan QTc dan aritmia ventrikel dari agen QT-prolonging.

Obat Loperamide juga memiliki risiko interaksi obat bila digunakan bersama obat:

  • Amoxicillin
  • Aspirin
  • Benadryl
  • Bismuth subsalicylate
  • Cymbalta
  • Minyak ikan
  • Hydrocodone
  • Ibuprofen
  • Lasix
  • Lipitor
  • Lyrica
  • Metformin
  • Methotrexate
  • Metoprolol Succinate ER
  • Nexium
  • Norco
  • Omeprazole
  • Paracetamol
  • Pepto-Bismol
  • Prilosec
  • Simethicone
  • Suboxone
  • Synthroid
  • Tylenol
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D3
  • Warfarin
  • Xanax
  • Zofran
  • Zyrtec

Beritahu dokter semua obat termasuk obat topikal lain, suplemen, vitamin, atau herbal lainnya yang sedang Anda gunakan.

Efek Samping Primodiar

Berikut ini risiko efek samping obat primodiar yang mungkin terjadi:

  • Kembung
  • Sembelit
  • Sakit perut parah
  • Mual
  • Muntah
  • Tidak napsu makan
  • Ruam kulit

Daftar efek samping tersebut mencantumkan semua efek samping lainnya yang mungkin terjadi. Setiap orang mungkin mengalami reaksi berbeda pada setiap obat. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping serius.

Baca Juga: Diare: Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Pengobatan

Dosis Obat Primodiar

Berikut ini dosis obat primodiar untuk diare:

  • Diare Kronis: Dosis awal 4-8 mg setiap hari dalam dosis terbagi. Dosis dapat disesuaikan dengan tingkat keparahan diare. Dosis maksimal 16 mg.
  • Diare Kronis: Dosis awal 4 mg, lalu diikuti dosis 2 mg setelah buang air besar. Dosis umum adalah 6-8 mg per hari. Dosis maksimal 12 mg.

Sementara dosis anak disesuaikan dengan usia atau berat badannya. Sebaiknya konsultasi ke dokter untuk dosis obat yang sesuai dengan kondisi Anda.

Informasi ini tidak menggantikan resep dokter. Sebaiknya konsultasi dengan dokter tentang dosis Primodiar yang sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Pakai Primodiar

Berikut ini cara pakai obat Primodiar:

  • Baca aturan pakai sebelum minum obat ini.
  • Gunakan obat ini dengan minum air putih yang cukup.
  • Jangan sampai Anda dehidrasi saat diare.
  • Jangan minum dua dosis sekaligus karena akan menyebabkan overdosis.
  • Hentikan penggunaan obat ini bila Anda tidak merasa lebih baik dalam 2 hari.

Tanyakan kepada dokter jika Anda belum memahami instruksi penggunaan obat ini. Gunakan obat apapun sesuai dengan resep dokter untuk mengurangi risiko efek samping.

Petunjuk Penyimpanan Primodiar

Ikuti petunjuk penyimpanan obat yang tepat, berikut ini:

  • Simpan obat-obatan pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat pada kemasan aslinya.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.

Itulah pembahasan lengkap tentang obat Primodiar untuk apa. Obat ini digunakan untuk mengobati diare namun Anda harus memahami penggunaannya. Obat ini termasuk dalam golongan obat keras dengan risiko efek samping serius.

 

  1. MIMS. 2020. Loperamide. https://mims.com/indonesia/drug/info/loperamide. (Diakses pada 3 Juli 2020).
  2. Multum, Cerner. 2019. Loperamide. https://www.drugs.com/mtm/loperamide.html. (Diakses pada 3 Juli 2020).
  3. WebMD. 2020. Loperamide. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4789-4025/loperamide-oral/loperamide-oral/details. (Diakses pada 3 Juli 2020).

Itulah tadi informasi mengenai Primodiar: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll oleh - masakansehat.online dan sekianlah artikel dari kami masakansehat.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website masakansehat.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 13 Jenis Sayuran untuk Diet (Cepat Langsing dan Menyehatkan!) oleh - masakansehat.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sayuran untuk diet memiliki banyak jenisnya sehingga menjadi pilihan yang tepat dalam program penurunan berat badan karena sekaligus menyehatkan. Apa saja? Selengkapnya simak macam-macam sayuran yang bikin langsing, cara mengolah, dan penunjang tubuh langsing di bawah ini!

sayuran-untuk-diet-doktersehat

Macam-Macam Sayuran untuk Diet dan Menyehatkan

Hampir semua sayuran menyehatkan karena memiliki berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Manfaat yang tak kalah penting adalah sejumlah sayuran rendah kalori sehingga sangat bagus untuk membantu penurunan berat badan.

Berikut ini sejumlah sayuran untuk diet yang sekaligus menyehatkan:

1. Bayam

Bayam adalah sayuran berdaun hijau yang sangat bergizi dan bagus untuk membantu membakar lemak di perut. Ini karena bayam merupakan sumber kalsium, vitamin, zat besi, antioksidan, zat besi, dan kalsiumnya, serta hanya mengandung 7 kalori dalam satu cangkir bayam mentah yang cocok untuk program diet.

Cobalah tambahkan sedikit sayur yang bagus untuk diet ini ke dalam menu sarapan atau makan siang untuk membuat tubuh melakukan pembakaran lemak berlebih dan sekaligus menyehatkan tubuh.

2. Wortel

Wortel adalah salah satu sayuran rendah kalori terbaik untuk program penurunan berat badan karena dalam satu cangkir wortel memiliki 52 kalori dan kaya vitamin A. Sayur ini juga kaya akan serat yang larut dan tidak larut, sehingga sangat cocok sebagai sayuran untuk diet yang sehat.

Wortel bisa dipadukan dengan buah-buahan atau sayuran lainnya untuk membuat jus sebagai pembakar lemak yang sehat dan kaya nutrisi.

3. Brokoli

Terlepas dari seratnya yang berkualitas tinggi, sejumlah mineral, dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan, brokoli mengandung phytochemical yang membantu pembakaran lemak dalam tubuh.

Brokoli juga sebagai sumber utama bahan kimia alami yang terbukti membantu menurunkan risiko beberapa kanker. Satu cangkir brokoli juga memberi banyak vitamin, termasuk vitamin C dan K.

Brokoli dapat dikukus sebagai lauk sederhana, ditambahkan ke dalam tumisan, atau dijadikan smoothie yang juga memiliki rasa manis alami, seperti buah.

4. Labu

Labu adalah salah satu sayuran terbaik untuk membantu program penurunan berat badan karena rendah kalori dan tinggi serat.

Labu dapat dikonsumsi dalam menu sup, direbus untuk ditambahkan ke dalam salad, atau menambahkan jus labu (yang sudah direbus) ke dalam smoothie dan minuman sayuran.

Tidak hanya sebagai sayuran untuk diet dalam membantu penurunan berat badan dengan cepat, labu juga sangat menyehatkan.

5. Asparagus

Memang asparagus tidak sepopuler dalam daftar sayuran yang bagus untuk diet, tapi bisa menjadi makanan yang luar biasa untuk membakar lemak dan melangsingkan tubuh.

Asparagus mengandung asparagine kimiawi, merupakan alkaloid yang bekerja langsung pada sel dan memecah lemak. Asparagus yang dipanggang atau direbus bisa dicocol dengan saus atau dicampurkan ke dalam makanan utama lainnya.

6. Mentimun

Mentimun bagus untuk mendetoksifikasi racun dalam tubuh karena di dalamnya mengandung banyak air dan serat, serta mengenyangkan sehingga mengurangi keinginan untuk makan lebih sering. Oleh karenanya, sangat cocok sebagai sayuran untuk diet.

Mentimun biasanya sering dibuat menjadi jus yang bekerja untuk pembakaran lemak karena sangat rendah kalori. Makanan ini juga dapat dijadikan camilan sehat menjelang makan siang.

Baca Juga: 15 Makanan Rendah Lemak dan Kalori untuk Diet Sehat

7. Seledri

Seperti mentimun, seledri adalah sayuran yang mengandung banyak air dan hampir tidak memiliki kalori, serta memiliki serat. Jadi, sangat cocok sebagai sayuran penurun berat badan.

Seledri biasanya dicampurkan pada beberapa makanan seperti sup, salad, tumisan. Sayuran ini juga enak dikonsumsi masih segar aliah mentah dan memberikan sensasi renyah.

8. Jamur

Jamur memang terasa lezat dan sangat disukai oleh vegetarian dan nonvegetarian. Jamur bahkan sudah dibuat dengan penampilan layaknya daging sebagai pengganti daging ayam yang sama-sama memiliki nilai gizi.

Jamur telah dikenal sebagai salah satu sayur yang bagus untuk diet karena membantu penurunan berat badan dan pembakaran lemak dengan mengontrol kadar glukosa dalam darah.

Manfaat tambahannya tak kalah baiknya untuk kesehatan tubuh, yaitu memberikan banyak protein dan membantu meningkatkan metabolisme, yang pada akhirnya juga menghilangkan lemak.

9. Bit

Bit merah adalah sumber nitrat terbaik, yang bagus untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Bit juga mengandung serat dan nutrisi lainnya yang membantu menurunkan berat badan

Bit bisa dipanggang untuk mengeluarkan rasa manis alaminya. Caranya, bungkus bit menggunakan alumunium foil dan panggang dengan suhu 350 derajat Celsius sampai empuk. Bit segar juga bisa diparut atau dipotong dadu dan ditambahkan ke dalam salad atau topping sandwich.

10. Kembang Kol

Kembang kol juga memiliki manfaat yang sama sebagai sayuran untuk diet karena rendah kalori, tanpa lemak, kaya serat, dan tentu rasanya enak. Sayur ini juga menyehatkan karena mengandung phytonutrient sulforaphane, folat, dan vitamin C.

Kembang kol bisa menjadi makanan pengganti kentang tumbuk atau semangkuk nasi, yang pada akhirnya mengurangi karbohidrat dan kalori.

11. Kale

Kale adalah sayuran berdaun hijau yang sangat bermanfaat untuk kesehatan karena mengandung vitamin A, C, dan K, serta rendah kalori, sehingga cocok sebagai sayuran penurun berat badan.

Kale juga sangat bagus bagi orang dengan kolesterol tinggi. Juga bagus untuk mengurangi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar gula darah.

Biasanya, baby kale dapat dicampurkan ke dalam pasta, salad, dan sandwich. Kele juga bisa dibuat keripik atau jus yang  memberikan manfaat untuk kesehatan jantung.

Baca Juga: 8 Manfaat Tomat untuk Diet, Bukan Hanya Turunkan Berat Badan Saja!

12. Selada Air

Mirip sayur arugula, selada air juga terasa sedikit pedas dan kaya nutrisi sehingga cocok sebagai sayur yang bagus untuk diet. Nutrisi di dalamnya seperti vitamin A, C, dan K, dan antioksidan.

Selada air bisa menjadi sayur pelengkap untuk membuat sandwich, salad segar, atau dicampurkan ke dalam sup atau bubur.

13. Sayuran Fermentasi

Sayuran yang difermentasi atau sebagai acar, juga memberikan semua nutrisi dari berbagai sayuran lainnya yang tidak difermentasi, serta memiliki probiotik yang menyehatkan.

Probiotik adalah bakteri baik yang ada dalam tubuh dan dalam beberapa makanan atau suplemen. Beberapa peneliti mempercayai bahwa probiotik dapat meningkatkan kesehatan usus.

Sayuran fermentasi juga rendah kalori sehingga cocok menjadi sayuran penurun berat badan.

Beberapa sayuran yang bagus untuk fermentasi, di antaranya kubis (asinan), mentimun (acar), wortel, kembang kol. Sayuran yang difermentasi biasanya dijadikan bahan untuk salad, sandwich, atau sebagai lauk.

Olahraga dan Sayuran untuk Diet

Selain makan sayuran untuk membantu menurunkan berat badan dan sekaligus menyehatkan, olahraga juga sangat penting sebagai penunjang untuk menghilangkan lemak di perut.

Rajin mengonsumsi sayuran penurun berat badan, namun tidak dibarengi dengan olahraga tidak akan memberikan hasil yang maksimal untuk mendapatkan tubuh langsing.

Tidak hanya itu saja, hal lain yang tak kalah penting adalah mengurangi tingkat stres, tidur yang cukup, dan minum air yang cukup, serta rutin melakukan pemeriksaan untuk ketidakseimbangan hormon, mengontrol, dan mengurangi penumpukan lemak di perut!

 

  1. Anonim. 2018. 12 Powerhouse Vegetables You Should Be Eating. https://www.webmd.com/diet/ss/slideshow-powerhouse-vegetables. (Diakses pada 30 Juni 2020)
  2. Anonim. 2019. Weight Loss: Top 9 Vegetables To Include In Your Diet To Burn Belly Fat. https://www.ndtv.com/food/weight-loss-top-9-vegetables-to-include-in-your-diet-to-burn-belly-fat-1885607. (Diakses pada 30 Juni 2020)
  3. Leonard, Jayne. 2018. What are the most healthful vegetables?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323319#1.-Spinach. (Diakses pada 30 Juni 2020)
  4. Saxelby, Catherine. 2017. 7 best vegetables to help you lose weight (with serving ideas). https://foodwatch.com.au/blog/healthy-weight-loss/item/7-best-vegetables-to-help-you-lose-weight-with-serving-ideas.html. (Diakses pada 30 Juni 2020)

Itulah tadi informasi mengenai 13 Jenis Sayuran untuk Diet (Cepat Langsing dan Menyehatkan!) oleh - masakansehat.online dan sekianlah artikel dari kami masakansehat.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website masakansehat.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Flu Burung: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll oleh - masakansehat.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Flu burung adalah penyakit pernapasan yang ditularkan dari unggas ke manusia. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa! Ketahui informasi lengkapnya tentang gejala, penyebab, cara mengobati, dan pencegahan di bawah ini.

flu-burung-doktersehat

Apa Itu Flu Burung?

Flu burung adalah infeksi virus influenza A subtipe H5N1 yang ditularkan dari unggas ke manusia. Ada banyak jenis flu burung yang telah diketahui, termasuk dua jenis yang menginfeksi manusia yaitu H5N1 dan H7N9.

Menurut World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia, virus H5N1 pertama kali ditemukan pada manusia di tahun 1997 dan telah menghilangkan nyawa hampir 60 persen dari mereka yang terinfeksi. Sampai 2019, kasus H5N1 telah menjangkiti 861 orang dan menyebabkan kematian pada 455 orang di seluruh dunia.

Sementara di Indonesia, wabah ini mulai menyebar sejak tahun 2005. Jumlah kasus yang terkonfirmasi sebanyak 199 orang dengan 167 kematian dari Juni 2005 sampai Desember 2016.

Ciri dan Gejala Flu Burung

Tanda dan gejalanya muncul setelah dua sampai tujuh hari setelah terkena virus, tergantung pada jenisnya. Penyakit flu burung pada setiap orang berbeda dapat berkisar dari ringan hingga berat. Biasanya, gejala mirip dengan flu biasa.

Berikut gejala flu burung yang dapat dikenali:

  • Demam lebih dari 38°C
  • Pilek
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Nyeri otot
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Infeksi mata ringan (konjungtivitis)
  • Nyeri dada
  • Pendarahan dari hidung dan gusi

Kapan Waktu yang Tepat Harus ke Dokter?

Jaka Anda atau orang terdekat mengalami demam, batuk, dan merasa sakit, dan baru-baru ini telah bepergian ke ke negara di mana terjadi wabah flu burung, segera periksakan ke rumah sakit. Beri tahu dokter jika pernah mengunjungi peternakan atau pasar untuk memudahkan diagnosis.

Penyebab Flu Burung

Flu burung disebabkan infeksi virus influenza A subtipe H5N1 yang muncul secara alami pada unggas dan menyebar ke unggas lainnya, seperti ayam, kalkun, bebek, dan angsa liar atau ternak. Dua jenis virus yang dapat menular dari burung ke manusia adalah H5N1 dan H7N9.

Infeksi virus dapat menular dari unggas ke manusia melalui kontak dengan kotoran, mata, hidung, atau mulut seseorang. Namun, beberapa orang bahkan terinfeksi tanpa terpapar burung yang membawa virus.

Baca Juga: Flu Babi (Swine Flu): Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

Faktor Risiko Flu Burung

Virus flu burung mampu bertahan dalam waktu yang lama. Unggas yang terinfeksi H5N1 dapat melepaskan virus melalui feses dan air liur selama 10 hari. Menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi dapat tertular virus, misalnya permukaan meja, gagang pintu, atau tombol lift.

Berikut beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab flu burung:

  • Menyentuh unggas yang terinfeksi virus.
  • Menyentuh atau terkena kotoran, lendir, air liur unggas yang terinfeksi.
  • Menghirup percikan hidung atau mulut (droplet) yang terinfeksi.
  • Memotong unggas yang terinfeksi.
  • Proses jual beli ayam atau bebek yang terinfeksi.
  • Mengunjungi tempat atau negara yang terkena wabah.
  • Pergi ke pasar yang menjual ayam hidup.
  • Mengongumsi unggas atau telur yang kurang matang.
  • Petani unggas.
  • Petugas kesehatan merawat pasien yang terinfeksi.
  • Tinggal bersama anggota keluarga yang terinfeksi.

Diagnosis Flu Barung

Sebagai langkah awal untuk memastikan infeksi virus, dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan terkait hal berikut:

  • Gejala yang dialami.
  • Riwayat penyakit atau kesehatan.
  • Riwayat perjalanan terakhir.
  • Tentang kontak dengan unggas.

Jika diduga mengalami flu burung, dokter akan melakukan tes berikut:

  • Tes swab. Pengambilan sampel cairan dari saluran pernapasan atas, yaitu hidung atau tenggorokan. Kemudian sampel dikirim ke laboratorium untuk mencari keberadaan virus flu burung.
  • Tes PCR (polymerase chain reaction). Setelah swab, sampel diuji dengan cara mendeteksi keberadaan bahan genetik spesifik di dalam virus.
  • Tes darah. Pengambilan dara untuk mengetahui jumlah sel darah putih yang berfungsi melawan virus.
  • Rontgen dada. Pemeriksaan yang menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik untuk menampilkan gambar bagian dalam dada.
  • Auskultasi. Tes ini untuk mendeteksi kelainan suara napas dengan mendengarkan bunyi dari dalam tubuh menggunakan stetoskop.

Pengobatan Flu Burung

Menurut WHO, penggunaan obat antivirus dapat memperlambat kecepatan virus memperbanyak dirinya sendiri. Obat antivirus juga dapat mencegah beberapa kasus yang menjadi fatal.

Dokter harus memberikan oseltamivir dalam waktu 48 jam setelah gejala flu burung berkembang. Namun, karena tingkat kematian yang tinggi, dokter dapat memberikan obat setelah 48 jam untuk meningkatkan meredakan gejala.

Oseltamivir memiliki dosis standar 75 miligram untuk usia 13 tahun atau lebih. Anak-anak di bawah usia ini membutuhkan dosis yang lebih sedikit, seperti penderita penyakit ginjal.

Pengobatan dengan oseltamivir adalah 5 hari, meskipun dokter dapat menyarankan waktu lebih lama untuk kondisi yang parah atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penderita penyakit flu burung biasanya mengalami masalah pencernaan sehingga mungkin tidak dapat menyerap obat seefektif penderita sakit perut, diare, atau muntah.

Siapa pun yang telah mendiagnosis atau diduga mengalami flu burung harus mengisolasi diri di rumah atau di rumah sakit.

Selain menggunakan obat oseltamivir, dokter dapat menyarankan langkah berikut:

  • Beristirahat yang cukup.
  • Minum banyak cairan.
  • Makan makanan dengan gizi yang seimbang dan sehat.
  • Minum obat lain yang dapat membantu mengatasi rasa sakit dan demam.

Komplikasi Flu Burung

Penderita penyakit flu burung mungkin dapat mengalami komplikasi yang mengancam jiwa, di antaranya:

  • Radang paru-paru.
  • Mata tampak merah muda (konjungtivitis).
  • Gagal napas
  • Gagal ginjal
  • Masalah jantung

Baca Juga: Flu Singapura: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Pencegahan Flu Burung

WHO menyatakan, secara umum prinsip-prinsip aktivitas yang higienis dapat mencegah penularan virus flu burung, di antaranya:

  • Mencuci tangan. Cuci tangan secara teratur dengan air hangat dan sabun sebelum dan sesudah menggunakan kamar mandi, kontak dengan unggas, menangani makanan, atau batuk.
  • Hindari unggas. Hindari daerah pedesaan, peternakan, dan pasar terbuka yang menjual unggas.
  • Etika batuk: Cara yang terbaik adalah batuk mengarahkan mulur ke siku atau menggunakan tisu dan segera buang dengan hati-hati. Jangan menyentuh permukaan benda setelah batuk.
  • Isolasi diri: Orang yang memiliki gejala harus menjauhi tempat-tempat umum dan menghindari kontak dengan orang-orang, jika memungkinkan.
  • Memasak dengan benar. Daging unggas harus dimasak sampai suhu 70°C atau 80°C selama sedikitnya satu menit. Kalau menggoreng atau merebus ayam, tentu lebih dari itu suhu dan lamanya memasak.
  • Pola hidup sehat. Secara umum pencegahan flu adalah menjaga daya tahan tubuh dengan makan seimbang dan bergizi, istirahat, dan olahraga teratur.

Khusus untuk pekerja peternakan dan pemotongan hewan ada beberapa anjuran WHO yang dapat dilakukan:

  • Semua orang yang kontak dengan binatang yang telah terinfeksi harus sering-sering mencuci tangan dengan sabun. Mereka yang langsung memegang dan membawa binatang yang sakit sebaiknya menggunakan desinfektan untuk membersihkan tangannya.
  • Mereka yang memegang, membunuh, dan membawa atau memindahkan unggas yang sakit dan atau mati karena penyakit flu burung sebaiknya melengkapi diri dengan baju pelindung, sarung tangan karet, masker, kacamata google, dan juga sepatu bot.
  • Ruangan kandang harus selalu dibersihkan dengan prosedur yang baku dan memerhatikan faktor keamanan petugas.
  • Pekerja peternakan, pemotongan, dan keluarganya perlu diberi tahu untuk melaporkan ke petugas kesehatan bila mengidap gejala-gejala pernapasan, infeksi mata, dan gejala flu lainnya.
  • Dianjurkan juga agar petugas yang dicurigai memiliki potensi tertular ada dalam pengawasan petugas kesehatan secara ketat.
  • Petugas dianjurkan mendapatkan vaksin influenza dan obat antivirus.

 

  1. Anonim. 2017. Avian Influenza A Virus Infections in Humans. https://www.cdc.gov/flu/avianflu/avian-in-humans.htm#:~:text=Avian%20influenza%20A%20virus%20infection%20is%20usually%20diagnosed%20by%20collecting,first%20few%20days%20of%20illness.). (Diakses pada 26 Juni 2020)
  2. Anonim. 2018. Influenza (Avian and other zoonotic). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/influenza-(avian-and-other-zoonotic)Influenza (Avian and other zoonotic). (Diakses pada 26 Juni 2020)
  3. Anonim. 2017. Kemenkes Umumkan Kasus Flu Burung ke 200. https://www.kemkes.go.id/article/view/17110800005/kemenkes-umumkan-kasus-flu-burung-ke-200.html#:~:text=Kasus%20Flu%20Burung%20atau%20Avian,provinsi%20dan%2058%20Kabupaten%2FKota. (Diakses pada 26 Juni 2020)
  4. Anonim. 2018. Bird flu. https://www.nhs.uk/conditions/bird-flu/. (Diakses pada 26 Juni 2020)
  5. Brazier, Yvette. 2020. Should I worry about H5N1 bird flu?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/5556#prevention. (Diakses pada 26 Juni 2020)
  6. Mayo Clinic Staff. 2017. Bird flu (avian influenza). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bird-flu/symptoms-causes/syc-20368455.
  7. Normandin, Bree. 2018. Bird Flu. https://www.healthline.com/health/avian-influenza. (Diakses pada 26 Juni 2020)

Itulah tadi informasi mengenai Flu Burung: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll oleh - masakansehat.online dan sekianlah artikel dari kami masakansehat.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.